8 Tanda Anda Seorang Introvert, Cek itu Anda..?

8-tanda-anda-seorang-introvert.jpg

Apa Itu Introvert?

Introversi adalah salah satu ciri kepribadian utama yang diidentifikasi dalam banyak teori kepribadian.

Orang-orang introvert cenderung lebih suka berpaling ke dalam atau lebih fokus pada pikiran, perasaan, dan suasana hati internal daripada stimulasi eksternal.

Introversi umumnya dipandang sebagai bagian dari kontinum bersama dengan ekstroversi. Introversi menunjukkan salah satu ujung skala, sedangkan ekstroversi menunjukkan ujung lainnya.

Istilah introversi dan ekstroversi (juga sering dieja ekstraversi) dipopulerkan melalui karya Carl Jung. Mereka kemudian menjadi bagian sentral dari teori terkemuka lainnya, termasuk teori 5 besar tentang kepribadian. 

Dimensi introversi-ekstroversi juga merupakan salah satu dari empat area yang diidentifikasi oleh Myers-Briggs Type Indicator (MBTI). 

Menurut banyak teori kepribadian, setiap orang memiliki tingkat introversi dan ekstroversi. Namun, orang sering kali cenderung condong ke satu arah atau yang lain.

Introvert cenderung lebih pendiam, pendiam, dan introspektif. 

Berbeda dengan ekstrovert yang memperoleh energi dari interaksi sosial, introvert harus mengeluarkan energi dalam situasi sosial. 

Setelah menghadiri pesta atau menghabiskan waktu bersama sekelompok besar orang, introvert sering kali merasa perlu untuk “mengisi ulang” dengan menghabiskan waktu sendirian.

Tanda Umum

Apakah Anda berasumsi bahwa Anda tahu siapa yang introvert dan siapa yang tidak? Meskipun Anda mungkin menganggap seorang introvert sebagai pemalu yang lebih suka tinggal di rumah sendiri daripada bersosialisasi, introvert sebenarnya bisa datang dalam berbagai tipe dengan berbagai karakteristik.

Memang ada banyak introvert yang tertutup secara sosial dan lebih memilih tinggal di rumah dan membaca buku daripada pergi ke pesta besar, tetapi ada juga banyak introvert yang senang bersosialisasi. 

Anda bahkan mungkin terkejut mengetahui bahwa banyak orang yang Anda anggap sebagai “kupu-kupu sosial” sebenarnya cukup tertutup.

Berikut ini beberapa tanda bahwa Anda (atau seseorang yang Anda kenal) adalah introvert.

1. Berada di Sekitar Banyak Orang Menguras Energi Anda

Apakah Anda pernah merasa lelah setelah menghabiskan waktu dengan banyak orang? 

Setelah seharian berinteraksi dengan orang lain, apakah Anda sering perlu mundur ke tempat yang tenang dan memiliki banyak waktu untuk diri sendiri? 

Salah satu ciri utama tipe kepribadian ini adalah introvert harus mengeluarkan energi dalam situasi sosial, tidak seperti ekstrovert yang mendapatkan energi dari interaksi semacam itu.

Namun, itu tidak berarti bahwa semua introvert menghindari acara sosial sama sekali.

Banyak introvert yang benar-benar menikmati menghabiskan waktu bersama orang lain, dengan satu peringatan utama, introvert cenderung lebih suka ditemani teman dekat. 

Meskipun seorang ekstrovert mungkin pergi ke pesta untuk bertemu orang baru, seorang introvert bermaksud menghabiskan waktu berkualitas untuk berbicara dengan teman baik.

2. Anda Menikmati Kesendirian

Ide Anda tentang waktu yang baik adalah sore yang tenang untuk diri Anda sendiri untuk menikmati hobi dan minat Anda sebagai seorang introvert.

Beberapa jam sendirian dengan buku yang bagus, jalan-jalan di alam yang damai, atau program televisi favorit Anda adalah cara yang bagus untuk membantu Anda merasa segar dan berenergi.

Ini tidak berarti bahwa rata-rata introvert ingin selalu menyendiri. 

Banyak introvert suka menghabiskan waktu dengan teman dan berinteraksi dengan orang yang dikenal dalam situasi sosial. 

Hal utama yang harus diingat adalah bahwa setelah seharian melakukan aktivitas sosial, seorang introvert mungkin ingin mundur ke tempat yang tenang untuk berpikir, merenung, dan menyegarkan diri.

Jika memiliki beberapa jam untuk menyendiri terdengar seperti gagasan Anda tentang waktu yang baik, Anda mungkin seorang introvert.

3. Anda Memiliki Sekelompok Kecil Teman Dekat

Salah satu kesalahpahaman umum tentang introvert adalah bahwa mereka tidak menyukai orang lain. 

Meskipun introvert biasanya tidak suka bersosialisasi, mereka menikmati memiliki sekelompok kecil teman yang sangat dekat dengan mereka. 

Alih-alih memiliki lingkaran sosial yang besar dari orang-orang yang mereka kenal hanya pada tingkat yang dangkal, para introvert lebih suka berpegang pada hubungan yang dalam dan tahan lama yang ditandai dengan banyak kedekatan dan keintiman.

Para peneliti telah menemukan bahwa orang yang memiliki sifat introvert tinggi ini cenderung memiliki kelompok teman yang lebih sedikit. 

Meskipun ekstrovert umumnya memiliki lingkaran teman dan kenalan yang luas, introvert biasanya memilih teman mereka dengan lebih hati-hati. 

Hubungan terdekat mereka cenderung mendalam dan signifikan. Mereka juga lebih suka berinteraksi dengan orang secara pribadi daripada dalam kelompok besar.

Jika lingkaran sosial Anda cenderung kecil tetapi sangat dekat, kemungkinan besar Anda adalah seorang introvert.

4. Orang Sering Menggambarkan Anda Pendiam dan Mungkin Sulit Mengenal Anda

Introvert sering digambarkan sebagai pendiam, pendiam, lembut, dan terkadang disalahartikan sebagai pemalu.

Sementara beberapa introvert memang pemalu, orang-orang tentunya tidak boleh salah mengira sikap introvert adalah rasa takut. 

Dalam banyak kasus, orang dengan tipe kepribadian ini lebih suka memilih kata-kata mereka dengan hati-hati dan tidak membuang waktu atau energi untuk obrolan yang tidak perlu.

Jika Anda adalah tipe pendiam atau sedikit pendiam, Anda mungkin seorang introvert.

5. Terlalu Banyak Stimulasi Membuat Anda Merasa Terganggu dan Tidak Fokus

Saat introvert harus menghabiskan waktu dalam aktivitas atau lingkungan yang sangat sibuk, mereka bisa merasa tidak fokus dan kewalahan. 

Di sisi lain, ekstrovert cenderung berkembang dalam situasi di mana ada banyak aktivitas dan sedikit kemungkinan untuk menjadi bosan.

Menurut setidaknya satu studi, para peneliti telah menemukan bahwa introvert cenderung lebih mudah dialihkan perhatiannya daripada ekstrovert, itulah sebabnya introvert cenderung lebih menyukai suasana yang lebih tenang dan tidak terlalu terburu-buru.

Jika Anda cenderung merasa kewalahan dalam situasi sosial yang rumit, Anda mungkin cenderung menjadi seorang introvert.

6. Anda Sangat Sadar Diri

Karena introvert cenderung suka berpaling ke dalam, mereka juga menghabiskan banyak waktu untuk memeriksa pengalaman internal mereka sendiri. Jika Anda merasa memiliki pengetahuan dan wawasan yang luar biasa tentang diri Anda, motivasi Anda, dan perasaan Anda, Anda mungkin lebih tertutup.

Introvert cenderung menikmati hanya memikirkan dan memeriksa berbagai hal dalam pikiran mereka sendiri. 

Kesadaran diri dan pemahaman diri penting bagi introvert, jadi mereka sering mencurahkan banyak waktu untuk belajar lebih banyak tentang diri mereka sendiri. Ini mungkin melibatkan eksplorasi hobi yang mereka sukai, memikirkan kehidupan mereka, dan membaca buku yang mengeksplorasi tema dan topik yang penting bagi mereka.

Jika Anda merasa sadar diri dan senang mendapatkan pengetahuan yang mendalam tentang diri Anda, Anda mungkin menjadi lebih tertutup.

7. Anda Suka Belajar dengan Menonton

Orang ekstrovert cenderung lebih suka langsung terjun dan belajar melalui pengalaman langsung. Introvert biasanya lebih suka belajar melalui observasi. 

Sementara ekstrovert biasanya belajar melalui trial and error, introvert belajar paling baik dengan menonton.

Introvert suka melihat orang lain melakukan tugas, sering kali berulang kali, hingga mereka merasa dapat meniru tindakan mereka sendiri. 

Ketika introvert belajar dari pengalaman pribadi, mereka lebih suka berlatih di tempat pribadi di mana mereka dapat membangun keterampilan dan kemampuan mereka tanpa tampil di depan penonton.

Jika Anda ingin belajar lebih banyak dengan menonton daripada melakukan, ada kemungkinan Anda memiliki kepribadian yang lebih tertutup.

8. Anda tertarik pada pekerjaan yang melibatkan kemerdekaan

Seperti yang bisa Anda bayangkan, pekerjaan yang membutuhkan banyak interaksi sosial biasanya tidak begitu menarik bagi orang-orang yang sangat introversi. 

Di sisi lain, karier yang melibatkan bekerja secara mandiri seringkali menjadi pilihan tepat bagi para introvert. 

Misalnya, seorang introvert mungkin senang bekerja sebagai penulis, akuntan, programmer komputer, desainer grafis, apoteker, atau artis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *